Bagikan

PROBOLINGGO,ifaktanews.co.id,- Kabar segar bagi para pemudik yang akan melintasi jalur Timur Jawa. Ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) dipastikan bakal dibuka secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira Zulkarnain, menyatakan bahwa jalur bebas hambatan ini akan beroperasi sementara mulai 14 hingga 29 Maret 2026. Namun, pengendara perlu mencatat jam operasionalnya yang terbatas, yakni mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB.

“Ruas Tol Prosiwangi dibuka dua lajur, baik jalur A maupun B, mulai dari Kraksaan, Paiton, hingga Situbondo Barat,” ujar AKP Safiq saat meninjau kesiapan Pos Pelayanan di Exit Tol Kraksaan, Jumat, 13 Maret 2026.

Meski dibuka untuk umum, kepolisian memberikan catatan khusus untuk segmen tertentu. Ruas antara Paiton hingga Situbondo Barat hanya diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I (sedan, jip, pick-up/truk kecil, dan bus). Hal ini dilakukan untuk menjaga keamanan mengingat status jalur yang masih fungsional.

Sebagai bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2026, Polres Probolinggo juga telah menyiagakan titik-titik pengamanan di sepanjang jalur mudik. Pos Pelayanan (Posyan) dan Pos Pengamanan (Pospam) kini telah berdiri tegak di setiap gerbang keluar tol.

“Posyan dan Pospam di Exit Tol Paiton, Kraksaan, Gending, hingga Leces sudah siap melayani pemudik,” tambah Safiq.

Menghadapi lonjakan arus kendaraan, pihak kepolisian meminta pemudik tidak memaksakan diri. AKP Safiq menekankan pentingnya mengecek kondisi fisik kendaraan sebelum berangkat dan memanfaatkan fasilitas istirahat yang tersedia.

“Patuhi rambu lalu lintas dan manfaatkan rest area untuk beristirahat jika lelah. Jangan memaksakan berkendara dalam kondisi mengantuk,” pesannya.

Pihak kepolisian berharap pembukaan fungsional Tol Prosiwangi ini dapat memecah kepadatan di jalur Pantura yang selama ini menjadi titik lelah para pengemudi menuju ujung timur Pulau Jawa. (*)