Bagikan

Probolinggo,-ifaktanews.co.id,- Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menghadirkan inovasi baru bernama “Tak Jaldis” — singkatan dari Tak Jajal Disek — untuk membantu para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) menghadapi ujian praktik. Program ini dirancang agar masyarakat bisa lebih siap dan percaya diri sebelum benar-benar menjalani ujian resmi.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen, mengatakan, lewat program ini para pemohon dapat berlatih langsung di lintasan ujian praktik menggunakan kendaraan yang telah disediakan pihak kepolisian.

“Program ini memberikan kesempatan bagi peserta uji untuk mencoba terlebih dahulu lintasan praktik SIM, sekaligus mendapat arahan dari petugas agar lebih memahami rute dan teknik berkendara yang benar,” ujar Safiq, Rabu (22/10/2025).

Tak hanya berlaku bagi pemohon yang datang di jam pelayanan, fasilitas latihan juga bisa dimanfaatkan di luar jam kerja. Petugas Satlantas akan tetap mendampingi serta memberikan bimbingan selama sesi latihan berlangsung.

“Sebelum latihan, peserta juga akan mendapatkan pengarahan seputar tata cara ujian praktik dan hal-hal yang sering menyebabkan gagal ujian,” tambahnya.

Menurut Safiq, inovasi Tak Jaldis muncul dari keprihatinan atas tingginya angka kegagalan dalam ujian praktik SIM, yang kerap disebabkan minimnya kesempatan masyarakat untuk mencoba lintasan ujian sebelumnya.

“Dengan adanya Tak Jaldis, kami berharap tingkat kelulusan pemohon SIM meningkat, sekaligus memperkuat budaya tertib berlalu lintas di masyarakat,” kata Safiq.

Satlantas Polres Probolinggo menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk nyata peningkatan pelayanan publik Polri, khususnya dalam bidang lalu lintas.

“Kami ingin masyarakat merasa didampingi, bukan ditakuti. SIM adalah bukti kompetensi, dan kami ingin memastikan setiap pemohon mendapat kesempatan yang adil untuk belajar dan lulus dengan kemampuan sendiri,” terangnya.