
Probolinggo,ifaktanews.co.id,-Kecelakaan lalu lintas menewaskan tiga remaja di Jalan Raya Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa sore, 10 Februari 2026. Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.40 WIB itu melibatkan sepeda motor dan sebuah truk gandeng.
Sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi N-2584-NE dikendarai MH, 13 tahun, dengan dua penumpang masing-masing berinisial DMP, 16 tahun, dan ASM, 15 tahun. Ketiganya diketahui tidak mengenakan helm dan melaju dari arah timur ke barat.
Menurut keterangan polisi, sepeda motor tersebut diduga mengambil jalur terlalu ke kanan saat berupaya mendahului truk gandeng Hino bernomor polisi P-9289-UQ yang dikemudikan Abdul Mutalib, 48 tahun, warga Kabupaten Banyuwangi. Truk melaju searah di depan sepeda motor.
Saat hendak mendahului, sepeda motor diduga bersenggolan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan yang identitasnya belum diketahui. Akibatnya, sepeda motor oleng dan para penumpangnya terjatuh ke sisi kiri jalan hingga masuk ke kolong truk gandeng.
Benturan keras tersebut menyebabkan ketiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Mereka merupakan warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah korban. Sopir truk gandeng dilaporkan tidak mengalami luka dan telah dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Probolinggo, Ajun Komisaris Polisi Safiq Jundhira Z., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas, terutama penggunaan helm dan larangan berboncengan lebih dari dua orang.
“Kecelakaan ini melibatkan pengendara di bawah umur yang berboncengan tiga dan tidak menggunakan helm. Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Orang tua juga kami minta lebih memperhatikan dan tidak mengizinkan anaknya mengendarai sepeda motor sebelum cukup umur,” kata Safiq.
Saat ini ketga korban sudah di evakusi kemar jenazah di rumah sakit setempat.sedangkan sopir truk gandeng saat ini masih menjalani pemeriksaan,guna penyikan lebih lanjut.
